Selasa, 19 Januari 2021

Kreatifitas Dimasa Pandemi ?? Emang Bisa πŸ™…πŸ™…

  Kreatifitas Dimasa Pandemi ??  Emang Bisa  πŸ™…πŸ™…




Catatan Kreatifitasku bersama 
Ibu Serepina Tiur Maida S.Sos., M.Pd., M.I.Kom

 

Agung Fernando Siregar 
Fakultas Hukum(Mpu Tantular)

 

  Hello creative people,perkenalkan saya Agung fernando Siregar ,kalian bisa panggil aku Regar ,aku mau berbagi blog pribadi aku nih tentang pengalaman aku selama kuliah online dimasa pandemi ,bersama Ibu Serepina Tiur Maida S.Sos., M.Pd., M.I.Kom ,saya harap bukan hnya dimasa pandemi saja saya memilki ,pengalaman dengan ibu serepina ,melainkan bisa bertemu  secara langsung disni saya sedikit mengulas kembali materi Ibu serepina Tiur Maida S.Sos., M.Pd., M.I.Kom  
yang dilaksanakan melaui via zoom

 

   Ibu Serepina  S.Sos., M.Pd., M.I.Kom  
Membahas tentang kreatifitassaat kondisi pandemi saat ini mahasiswa/i ,  
dipacu atau diajarkan tetap optimis untuk berkreativitas dalam perkuliahan atau diluar perkuliahan untuk menjalankan hidup dimasa pandemi saat ini karna  
bukanlah menjadi sebuah alasan jika  kita tidak berkreatifitas dimasa  
pandemi,kreatifitas bisa dilakukan berjualan online,kita bisa lihat saat ini hnya dengan berjualan secara online bnyak keuntungan yg di dapat, yang tidak perlu menyewa ruko atau mempunyai ruko ,kita bisa berjualan online dengan kreatif kita sendiri

         Nah Creative People 

berkreatifitas dimasa pandemi saat ini,ini menjadi tantangan tersendiri   
Nah disini kita harus bisa berkreatifitas tinggi dan memiliki cara yg sekreatif mungkin,berkesan sederhana , indah , dan hasil kreatifnya memiliki nilai jual yang tinggi dari hasil karya kita sendiri dan dapat menghasilkan uang dengan jumlah  fantastik selama masa  pandemi.  





Terimakasih saya ucapkan kepada Ibu Serepina Tiur Maida S.Sos., M.Pd., M.I.Komatas materi yang diberikan Ibu untuk membuka pola pikir ,berkreatifitas dalam masa pandemi dan Terimakasih juga kepada Teman" Creative people yang sudah menyempatkan waktu  untuk membaca blog saya,sekian tulisan singkat saya ini  semoga bermanfaat  

Semangat😊πŸ’ͺπŸ’ͺ

"Term Of Reference (TOR) Dan Sponsor "

 "Term Of Reference (TOR) Dan Sponsor "


Catatan Kreatifitasku bersama  Ibu  Srepina Tiur Maida, S.Sos., M.Pd., M.I.Kom


Agung Fernando Siregar 

Fakultas Hukum (Universitas Mpu Tantular)


Hello Creative people ,aku mau  berbagi blog pribadi aku nih ,Kali ini aku ingin berbagi di blog pribadi ku tentang "Term Of Reference (TOR) Dan Sponsor "

Disini aku ingin mengulas kembali  materi dan pembahasan  bersama Ibu  Srepina Tiur Maida, S.Sos., M.Pd., M.I.Kom 

Disini aku ingin membahas terlebih dahulu tentang "Term Of Reference (TOR)"

 Nah Creative people 

Term Of Reference (TOR) atau Kerangka Acuan Kerja adalah:  Suatu dokumen yang menginformasikan gambaran umum dan penjelasan mengenai keluaran kegiatan yang akan dicapai sesuai dengan tugas dan fungsi kementerian negara/lembaga yang memuat latar belakang, penerima manfaat, strategi pencapaian, waktu pencapaian dan biaya yang diperlukan

-Istilah Term of Reference (TOR) mungkin bisa dibilang asing bagi kita. Namun, jika mendengar Kerangka Acuan Kerja (KAK) lebih familiar, bukan? KAK sendiri merupakan terjemahan harfiah dari pengertian TOR. Dokumen TOR ini kerap kali muncul ketika kita mengadakan suatu acara, proyek, atau juga digunakan ketika mengundang seorang pemateri/pemakalah.

Kita membuat Term Of Reference (TOR) ini tujuannya adalah untuk memberitahukan kepada narasumber tentang seperti apa nantinya materi yang akan disampaikan. Sedangkan Kerangka Acuan Kerja (KAK) digunakan lebih banyak sebagai alat kontrol terhadap pelaksanaan kegiatan Pengadaan Barang/jasa.

Membuat kerangka acuan terperinci sangat penting, rujukan? ] Karena mereka mendefinisikan:

  • visi, tujuan, ruang lingkup dan hasil (yaitu apa yang harus dicapai)
  • pemangku kepentingan, peran dan tanggung jawab (yaitu siapa yang akan mengambil bagian di dalamnya)
  • rencana sumber daya, keuangan dan kualitas (yaitu bagaimana hal itu akan dicapai)
  • fTOR harus mencakup:  butuh rujukan ]
  • faktor sukses, resiko dan kendala.


Contoh KAK Pengadaan Lampu Taman

Kerangka Acuan Kerja Pengadaan Lampu Taman merupakan dasar-dasar perlunya anggaran untuk Pengadaan Lampu Taman, yang meliputi Latar Belakang, Maksud dan Tujuan, Sumber Dana, Ruang Lingkup Pekerjaan, dan Syarat-syarat Penyedia Barang. Berikut Kami sampaikan Latar Belakang serta Maksud dan Tujuan Pengadaan Lampu Taman.

Maka dari itu  Creative people "Term Of Reference (TOR) itu sangat penting 
Bagi kamu yang belum terbiasa dengan istilah TOR atau KAK ini, usahakan untuk membiasakannya dan mempraktekannya jika mempunyai sebuah kegiatan. Karena TOR/KAK akan sangat membantu dalam efektifitas kegiatan yang akan kamu selenggarakan,Ibaratkan ingin membangun suatu bangunan harus dipersiapkan kerangkanya atau rancangan seperti apa yang harus dilakukan supaya bangunan tersebut dapat berdiri dan terbangun dengan kokoh dan menjadi suatu bangunan yang terbaik .

Nah Creative People Itulah pembahasan tentang  "Term Of Reference (TOR)" 

Selanjutnya tentang Sponsor 


  











Sponsor dan Sponsorship

Bagi orang awam, sponsor biasa diartikan sebagai pihak yang mendanai suatu kegiatan sehingga dapat terselenggara. Sedangkan sponsorship adalah kegiatan memberi dana atau membiayai suatu kegiatan, baik acara maupun kegiatan lainnya.

Nah Creative People berikut adalah beberapa pengertian sponsor menurut berbagai sumber, simak yuk!
Sponsorship menurut Wikipedia adalah pemberian dukungan keuangan atau bentuk-bentuk dukungan lainya kepada pihak penerima agar keuangan si penerima tetap lancar atau menjadi lebih kokoh. Dukungan biasanya berupa uang, misalnya untuk hadiah, tetapi bisa juga berupa trofi atau insentif-insentif lainya. Pihak penerima sponsor bisa organisasi bisa juga individu. Sponsor menurut KBBI orang atau perusahaan yang mengusahakan (memelopori, memprakarsai, mengusulkan, menyelenggarakan) suatu kegiatan (siaran, pertunjukan, dan sebagainya) Sponsor menurut artikata.com adalah seseorang yang men-support atau mengkampanyekan suatu kegiatan.

Kemudian, berikut adalah pengertian sponsor menurut para ahli Sponsor menurut Roy dan Cornwell (2003) Sponsorship adalah pemberian tunai atau pembayaran barter (In-Kind) akan benda kepemilikan dengan balasan berupa akses pemanfaatan potensial iklan yang berhubungan dengan kepemilikan perusahaan/produk. Sponsor menurut Meryl P. Gardner dan Philips Shuman (1988) adalah pihal yang berinvestasi terhadap suatu kegiatan yang dapat mensupport tujuan perusahaan atau tujuan pemasaran.

Terimakasih kepada ibu Srepina Tiur Maida, S.Sos., M.Pd., M.I.Kom yang memberikan materi yg dapat menambah wawasan dan terimakasih juga kepada teman" Creative people yang menyempatkan waktu untuk membaca blog saya ,sekian tulisan singkat saya ini semoga bermanfaat 
Semangat πŸ’ͺπŸ’ͺπŸ˜‡









HARD SKIL DAN SOFT SKILL

 HARD SKIL DAN SOFT SKILL





 

Catatan  Harianku Bersama 

Ibu Serepina Tiur Maida, S.Sos.,M.Pd.,M.I.Kom



Agung Fernando Siregar 

Fakultas Hukum (Universitas Mpu Tantular )


Hallo Creative people kembali lagi dengan saya bang regar ,saya ingin berbagi blog pribadi saya ,kali ini saya ingin berbagi .Tentang Hard Skills dan Soft Skills  

HARD SKILLS

 

Jika dijelaskan secara sederhana, hard skills itu sama dengan pengetahuan atau ilmu yang kita pelajari di bangku kuliah, baik itu teori, keahlian teknis, mengoperasikan komputer atau perangkat lainnya, ataupun pengetahuan spesifik mengenai jurusan yang kita ambil. Misalnya, mahasiswa jurusan akuntansi tentunya akan belajar hard skill berupa membuat neraca yang seimbang, mahasiswa teknik sipil belajar bagaimana membuat fondasi bangunan supaya kokoh, mahasiswa jurusan desain belajar cara mengubah ide di pikiran mereka menjadi desain yang bisa dimengerti orang lain, dan lain sebagainya.

 

Hard skills bisa dilihat dari IPK seorang mahasiswa. Jika IPKnya tinggi, berarti dia menguasai bidang studinya dengan baik dan sebaliknya.


SOFT SKILLS

Soft skills lebih abstrak dari hard skills. Tidak seperti hard skills yang bisa diukur dari nilai, soft skills tidak diajarkan sebagai mata kuliah di kelas, sehingga memang tidak ada sistem penilaiannya.

 

Soft skills terdiri dari kemampuan untuk berinteraksi dengan orang (interpersonal skills) dan kemampuan untuk mengatur diri sendiri (intrapersonal skills).

 

Interpersonal skills meliputi kemampuan berkomunikasi dengan orang, bekerja dalam kelompok, presentasi, menjaga hubungan yang baik dengan orang, dan semua keahlian yang berhubungan dengan bagaimana berinteraksi dengan orang lain.

 

Intrapersonal skills adalah kemampuan untuk mengatur diri sendiri, seperti manajemen waktu, mengatasi stress, memotivasi diri sendiri, tanggung jawab, berpikir kreatif, percaya diri, proaktif dan kemampuan untuk membenahi diri sendiri untuk menjadi priadi yang positif.











Ketahui perbedaan hard skill dan soft skill di sini

 

Belakangan ini mungkin kamu bingung apa yang maksud dengan hard skill dan soft skill. Pada dasarnya, kedua hal ini sangat dibutuhkan untuk menunjang pekerjaanmu. Agar kamu lebih paham dan bisa mendalaminya demi perkembangan karirmu, kamu perlu mengenali perbedaannya di sini.

Perbedaan soft skill dan hard skill

 
Kemampuan akunting merupakan salah satu contoh hard skill -EKRUT

Ada berbagai aspek yang membedakan antara soft skill dan hard skill, mulai dari definisinya sendiri, hingga cakupan keahliannya. Lebih lengkap, berikut ini adalah penjelasannya.

    Hard skill

Hard skill merupakan keahlian utama yang dibutuhkan dalam suatu pekerjaan dari segi kemampuan spesifik. Biasanya, perusahaan mencantumkan persyaratan hard skill pada iklan lowongan kerja. Dengan memiliki hard skill yang sesuai permintaan perusahaan, maka kamu bisa mengerjakan tugas di kantor dengan baik.

Untuk mendapat keahlian utama bisa ditempuh melalui pendidikan formal dan berbagai program pelatihan, misalnya, universitas, kursus singkat, program sertifikasi, termasuk pelatihan dari kantor itu sendiri.

Hard skill mencakup pengetahuan dan keahlian spesifik yang dibutuhkan seseorang agar bisa sukses dalam pekerjaan. Beberapa contoh hard skill antara lain pemrograman komputer, desain web, menulis, akunting, keuangan, matematika, hukum, dan keterampilan lainnya terkait pekerjaan.

Hard skill bisa dipelajari, dievaluasi, dan diukur. Pada saat proses perekrutan dan wawancara kerja, perusahaan akan membandingkan hard skill satu kendidat dengan calon pegawai lainnya. Di beberapa industri, bahkan perusahaan melakukan tes hard skil untuk megetahui apakah pelamar kerja benar-benar punya keahlian seperti yang ditulis di resume.

Lalu, pada saat seseorang sudah masuk kerja, maka atasan akan mengevaluasi hard skill pegawai. Apakah keahlian seseorang sudah berkembang sehingga bisa mendapat promosi atau justru harus dimutasi?

•    Soft skill

 Contoh dari soft skill adalah dapat berbicara di depan umum-EKRUT

Soft skill adalah atribut dan ciri kepribadian seseorang yang memengaruhi hubungan interpersonal di tempat kerja. Di dunia kerja, soft skill sama pentingnya dengan hard skill. Beberapa jenis soft skill yaitu karakteristik seperti kepemimpinan, empati komunikasi, hingga etika.

Perusahaan tidak selalu mencantumkan soft skill di iklan lowongan kerja, kecuali untuk pekerjaan tertentu. Misalnya, untuk pekerjaan terkait hubungan masyarakat, perusahaan akan menuliskan syaratnya mencakup bisa berkomunikasi dengan baik.

Untuk mencari tahu lebih jauh tentang soft skill yang dibutukan perusahaan, calon pegawai bisa melakukan penelitian sederhana misalnya dengan menyelami situs web perusahaan atau bertanya dengan pegawai yang sudah bekerja.

Karyawan bisa mempelajari hard skill dari mentor di kantor. Kemudian, manajemen bisa mengukur perkembangan keterampilannya berdasarkan hasil pekerjaan. Adapun soft skill tidak bisa dipelajari dengan hafalan tapi kemampuan ini lebih kompleks serta melibatkan kecerdasan emosional dan empati.

Kesimpulannya, hard skill dan soft skill sama-sama penting. Jika menguasai keduanya, maka kamu bisa mengerjakan pekerjaan dengan baik di dunia nyata. Agar kamu bisa mendapat pekerjaan di kantor impian, maka asah hard skill dan soft skill yang dibutuhkan perusahaan.

 Terimakasih Ibu Serepina Tiur Maida, S.Sos.,M.Pd.,M.I.Kom  yang telah memberi materi dan pengajaran yg dapat menambah wawasan nya ,dan terimakasih kepada teman" Creative People yg sudah menyempatin membca blog saya ,sekian blog dari saya ini semoga bermanfaat ,Terimakasih


Semangat πŸ’ͺπŸ’ͺ 


Mau Sukses Harus Berani Ambil Risiko, Ini Alasannya

 Mau Sukses Harus Berani Ambil Risiko, Ini Alasannya



Catatan Harianku Bersama 

Mrs.Serepina Tiur Maida, S.Sos., Mpd., M.I.Kom.


Agung Fernando Siregar 

Fakultas Hukum (Universitas Mpu Tantular )

 Hallo Creative people kembali lagi dengan saya bang regar ,di blok saya ini ,saya ingin berbagi tentang Resiko  

1. Bisa Menggali Diri Sendiri Lebih Dalam

Dengan cara mengambil risiko sebesar-besarnya, maka jiwamu akan lebih tertantang. Dari sinilah titik pesat seseorang dalam hidupnya. Dari sini pula, kamu akan lebih mengenali diri sendiri. Termasuk, mulai bisa menggali kemampuanmu dalam menghadapi setiap masalah. Akhirnya, dari seringnya mengambil risiko tersebut yang akan membantumu raih mimpi.

2. Bisa Terus Belajar secara Rasional

Awalnya mungkin kamu hanya seorang pemimpi. Namun, mimpi saja tidak cukup. Sebab, jika hanya ada di angan-angan, sama halnya dengan berhalusinasi. Tentu tidak klop dengan kenyataan hidup yang biasa orang sukses alami. Mereka selalu berjibaku hingga berani mati demi menggapai mimpinya tersebut.

Untuk menggapai mimpi, perlu sekali sikap yang realistis dan optimis. Ego wajib ditempatkan pada daftar sikap terakhir ketika sudah menyentuh dunia bisnis. Dengan berani mengambil risiko, maka dirimu jadi bisa lebih berkaca dengan kenyataan yang ada. Dari situlah kamu mulai bisa menimbang-nimbang saat mengambil suatu keputusan.

3. Lakukanlah

‘Segera lakukan’ adalah dua kata paling ampuh untuk merealisasikan segala impianmu selama ini. Soalnya ketika seseorang mulai merajut mimpi, biasanya langsung diselimuti oleh beragam keraguan. Akhirnya bingung mau melangkah dari mana dulu. Ironisnya, berhubung terlalu banyak berpikir, jadi tidak bergerak atau stagnan. Pencapaian hanya jadi angan.

Orang yang sukses selalu berpikir dampak setelah “melakukan sesuatu”. Dari hasilnya itulah mereka belajar dan terus memperbaiki diri. Kalau tidak segera dicoba, bagaimana bisa tahu perkembangannya? Kalau masih ada sedikit keraguan, mulai dari langkah kecil dulu. Kemudian evaluasi. Namun, wajib untuk segera bergerak dan merealisasikan mimpimu.

4. Bisa Belajar Berhitung serta Berekspektasi

Memulai bisnis itu memang perlu berani mengambil risiko. Tanpa sikap tersebut, mustahil suatu bisnis bisa terus berkembang. Soalnya selalu diliputi rasa takut dan ragu-ragu. Sedangkan jiwa seorang pemenang dan sukses selalu yakin dengan setiap langkahnya. Tentu semuanya mesti dilandasi dengan perhitungan serta ekspektasi yang berjalan beriringan.

5. Bisa Selalu Belajar

Orang yang tidak pernah melakukan sesuatu, bisa dipastikan tidak pernah belajar. Sebab, dari melakukan sesuatu itulah segala ilmu akan terbuka lebar-lebar. Maka dari itu, segera keluar dari zona nyaman kalau mau mengambil langkah besar. Ketika sudah terbiasa belajar dari segala situasi, maka dengan sendirinya kesuksesan akan menghampirimu.

Gagal saat ini bukan berarti segalanya. Masih ada hari esok. Artinya, kesempatan selalu terbuka. Jika kesempatan pertama hilang, masih ada kesempatan kedua, ketiga, dan seterusnya.

Intinya jangan pernah menyerah dan harus selalu yakin dengan keputusanmu. Seorang yang sukses memang terkenaL dengan keberaniannya dalam mengambil tiap risiko.

contoh Pengusaha yg menjadi pembunuh resiko Bob sadino 

Sebagai seorang pengusaha yang sangat sukses, Bob Sadino terbilang sangat rendah hati. Hal tersebut terlihat dari bagaimana dia berpakaian yang biasa saja tanpa menonjolkan kemewahan sama sekali. Banyak orang mengenalnya sebagai pria paruh baya yang amat suka menggunakan celana pendek. Dalam sebuah kesempatan, ia pernah menjawab alasan kenapa suka berpakaian seperti itu. “Mending mana? saya menggunakan celana pendek tapi menggunakan uang sendiri atau memakai celana panjang tetapi hasil makan uang rakyat?” kata Bob Sadino sembari tertawa melihat respon beragam dari audiens di depannya.

Bob Sadino merupakan orang yang simple. Ia tidak suka melakukan hal yang rumit. Menurutnya, jika bisa dilakukan dengan mudah, kenapa harus dibuat secara matematis? sistem manajemen yang ribet hanya membuat Anda terhambat. Sebaliknya, jika ingin sukses dalam berwirausaha adalah langsung aksi dengan cara turun ke lapangan secara langsung. Mengetahui target pasar dengan cara praktik lebih baik dibandingkan harus menebak-nebak. “Kelemahan banyak orang adalah terlalu lama mengambil action karena mereka berpikir mengenai konsep dan hal lainnya,” lanjut Bob Sadino.

Selain itu, kunci sebenarnya untuk sukses adalah gagal. Semakin banyak Anda merasakan kegagalan, semakin besar juga kesempatan untuk membuat kisah sukses sendiri. Karena dari kegagalan, Anda dapat belajar dan bisa membuat usaha anda menjadi lebih besar lagi.

sekian blog dari saya semoga bermanfaat  Creative People 

Terimakasih 

HUBUNGAN KREATIFITAS ,INOVASI,TEKNOLOGI,MANAJEMEN DAN ENTREPRENEURSHIP

HUBUNGAN KREATIFITAS ,INOVASI,TEKNOLOGI,MANAJEMEN DAN ENTREPRENEURSHIP



Catatan Harianku Bersama 

Mrs.Serepina Tiur Maida, S.Sos., Mpd., M.I.Kom.


Agung Fernando Siregar 

Fakultas Hukum (Universitas Mpu Tantular )

 Hallo Creative people kembali lagi dengan saya bang regar ,di blok saya ini ,saya ingin berbagi tentang

 HUBUNGAN KREATIFITAS ,INOVASI,TEKNOLOGI,MANAJEMEN DAN ENTREPRENEURSHIP

Inovasi

Inovasi dinyatakan sebagai proses dimana Entreprenur mengubah peluang menjadi gagasan usaha yang bisa dipasarkan. Inovasi merupakan alat yang digunakan oleh para Entrepreneur, sehingga para Entrepreneur ini dapat dianggap sebagai katalisator perubahan.

Proses Inovasi dikatakan lebih dari sekedar proses dimana dimunculkan gagasan yang bagus, Tetapi juga untuk memahami asal-usul munculnya gagasan dan menyadari bahwa berpikir kreatif (creative thinking) merupakan sesuatu yang penting, atau vital, bagi proses munculnya Inovasi. Bagian ini akan mencoba menjelaskan peran kreatifitas dan inovasi dalam proses Entrepreneurial, yaitu untuk mencoba memahami peluang untuk mengembangkannya.

PERAN KREATIFITAS

Peran kreatifitas dalam proses inovasi penting untuk dipahami. Sebelumnya, perlu dipahami didefinisikan kreatifitas yaitu pengumpulan ataupun penumpukan gagasan yang dapat membuat suatu sistem menjadi lebih efektif dan juga lebih efisien.

Proses dan orang merupakan dua komponen penting dari kreatifitas. Proses, yang orientasinya pada sasaran, sebenarnya dirancang untuk bisa menjawab permasalahan yang dihadapi. Sedangkan orang merupakan komponen yang menentukan corak solusi yang akan dimunculkan dalam mengatasi permasalahan. Proses bisa saja serupa, tetapi pendekatan yang digunakan oleh setiap orang bisa saja saling berbeda. Sebagai contoh, kadang-kadang kita meniru solusi dari pihak lain, tetapi di kesempatan lain mungkin saja dicoba untuk merumuskan solusi yang sangat inovatif untuk menghadapi suatu permasalahan. 


Manajemen : – Merupakan proses perencanaan, pengaturan, pengawasan dan pengendalian

 – berkaitan dengan tingkat kreatifitas, kepemimpinan, pengambilan resiko dan konsern terhadap performance (kinerja) di masa yang akan datang

 – tidak sama dengan kegiatan administrasi 

Teknologi adalah keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-barang yang diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia.


 KREATIFITAS ,INOVASI,TEKNOLOGI,MANAJEMEN DAN ENTREPRENEURSHIP 

 jadi hubungan dari ini semua sangat lah berhubungan dan saling berkaitan satu sama lain ,supaya mencapai kreatifitas yang maksimal untuk menciptakan hasil kreatifitas yang menarik dan harga jual tinggi yang dimana Kreatifitas bisa diterima banyak manusia menjadi suatu kreatifitas yang unggul dan berkualitas 

Thanks 

sekian dari blog saya semoga bermanfaat 

Salam sehat ❤❤

Review and recalling (Evaluasi)

 Review and recalling (Evaluasi) atau disebut  Memory dan Daya ingat  Catatan Harian Bersama  IBu SEREPINA TIUR MAIDA, S.SOS., M.PD., M.I.KO...